Belajar mencintai lingkungan dari sisi bencana Kota Bandung

Berita kebanjiran sudah tak asing lagi bagi kehidupan masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya. Kehilangan kehidupan, rumah, keluarga, dan yang paling utama adalah kenyamanan dalam hidup karena dihantui oleh suasana bencana banjir yang selalu datang ketika hujan tiba. Kota Bandung merupakan salah satu kota yang dikenal sangat hiburan, dikenal kota dingin, kota hijau hingga banyak penjuru berhasrat untuk berkunjung ke kota ini. Selain itu dikenal juga sebagai kota pusat produksi tekstil di Indonesia. Namun, dengan kondisi dan berita tersebar di mana-mana tentang kejadian bencana yang melanda kota Bandung membuat motivasi calon pengunjung berkurang untuk mengunjungi kota Banudung.

pag
Foto dari teman

Hal ini dilihat dariOktober 2016 yang lalu sejak mulainya musim hujan yang berkepanjangan mengakibatkan  daya tampung air terbatas karena kurangnya daya serap tanah terhadap kapasitas air yang sanagt banyak. Kota bandung memiliki kondisi geografis yang dikelilingi oleh pegunungan. sehingga pada saat musim hujan tiba air akan mengalir ke daerah yang lebih rendah hal tersebut merupakan salah satu penyebab kebanjiran.

g
gambar dari google, Bandung Barat

Selain itu, kebanjiran disebabkan oleh penataan wilayah industri yang bisa dikatakan salah, karena ada beberapa wilayah dataran tinggi kota Bandung yang dahulunya ditata sebagai daerah resapan air dan sekarang ini dan beberapa tahun terakhir dipenuhi oleh pembangunan industri jasa seprti hotel, restoran apartemen dan lan sebagainnya yang memadati wilayah wilayah tersebut. Hal tersebut juga disebabkan karena kurang tegasnya proses perizinan usaha industri jasa oleh pemerintah periode-periode sebelumya. Dan tidak mempertimbangkan dampak-dampak lingkungan sebelum melakukan usaha jasa tersebut.  Pemerintah menyiapkan selokan sebagai jalur air mengalir dari dataran tinggi ke yang rendah, sementara di daerah yang lebih rendah tidak menyiapkan atau meneruskan jalur kemana dan mau diapain air dengan jumlah besar tersebut. Jadi ini adalah kesalahan awal penataan kota yang tidak mempertimbangkan prinsip Environmental Sustainability.   Beberapa dampak lainnya akibat kebanjiran ini antara lain, penyakit, kerusakan mikroorganisme tanah, sampah jadi menampung di suatu tempat.

hotel
ciumbeleuit

Melihat kejadian-kejadian tersebut sebenarnya banyak  hal yang perlu kita pelajari

  • Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan
  • Prinsip ekonomi hijau
  • Memperketat perizinan usaha
  • Mempertegas fungsi bidang kesehatan, lingkungan hidup dan kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan sejak dini.

Semoga tulisan ini bermanfaat buat kita semua, dan mohon maaf bila pembaca merasa tersniggung. Terima kasih

Salam Pesona Indonesia dari mahasiswi Pariwisata

Susana Andryani Diyaner

Iklan

MOVE ON

    Mulai merasa kehilangan itu kok semakin dekat ya,  bagaimana kalo memang itu akan terjadi ouuppss aku harus single!! emang sih single itu  menyenangkan tapi menyebalkan jugaa hag hag hag..move on to next topic

         Masa perkuliahan itu memang menjadi masa pembentukan pribadi seseorang untuk hidup mandiri, dan diri sendiri itu menjadi panduan hidup. untuk menjadi mandiri membutuhkan waktu yang cukup lama karena peralihan masa remaja di SMA/SMK yang masih cenderung bergantung pada yang ada dan orang tua. sementara perkuliahan sudah berpindah menjadi dewasa. apa lagi yang status sebagai anak rantauan yahh contohnya Aku. merantau dari belahan Timurnya Indonesia Yaitu Pulau flores nan cantiknya Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur.

Hal ini merupakan salah satu motivasi buat aku untuk mejadi lebih giat lagi dalam menuntut jejak perjalanan hidupku di Kota Parahayangan ini. Awal masa perkulihan rasanya tuh gimana yah 🙂 🙂 bingung mau mengatur diri seperti apa ini?  itu karena ada faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal.

        Faktor eksternalnya yaitu segala sesuatu yang terjadi di luar diri sehingga mempengaruhi faktor internal untuk mengikuti  sementara faktor internal yaitu pengaruh dari dalam diri disebabkan kebiasaan kebiasaan dari Flores  baik dalam berpikir, bertingkah laku dan sebagainnya. Hal itu yang membuat saya bingung hal apa yang harus saya lakukan untuk bisa mengatur dan membentuk diri supaya dewasa dan beradaptasi baik dengan lingkungan yang baru. Yahhh wajarlah pasti setiap orang berbeda cara beradaptasi dengan lingkungan baru.

Ada beberapa hal yang saya lakukan pada awal perkuliahan

Menyatakan diri bahwa saya adalah orang Indonesia

untuk menghindari kata rasis tiap suku di Indonesia alangkah baik kalau kita berprinsip bahawa “Aku Indonesia”

  • Mencintai seluruh budaya yang ada di Indonesia walau berbeda tetapi kita satu tanah air
  • Fokus pada tujuan dan cita-cita
  • ingat pesan-pesan/nasehat orang tua
  • menaati undang-undang
  • menghargai budaya dan agama orang lain
  • menghargai orang lain tanpa melihat status sosial, umur dan lain sebagiannya
  • Tidak melupakan budaya sendiri karena setiap budaya masing-masing daerah memiliki nilai nilai norma kehidupan
  • Tidak terlalu repot dengan masalah orang lain

yahh begitulah yang bisa kubagi-bagi yang pastinya tiap orang memiliki karakter yang berbeda dan mempunyai cara masing-masing untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. iyaa gak? i think so..

Manajemen Destinasi Pariwisata

Kita bersatu karena cinta dan rasa persaudaraan, walaupun beda status sosial tetapi kita punya satu tekat untuk membangun Destinasi pariwisata di Indonesia..dan STP Bandung merupakan tempat kami berpijak untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman tentang pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata. cccc

Ayo masuk STP Bandung!!!

Apa kabar kalian? si Cewek Flores datang lagi nihh..wkwkwkwk emank sih hari ini aku lagi gak ada kerjaan  mau kemana-mana juga diluar disapa hujan mogok kan mau jalan-jalan mending di rumah aja.. yahhh Bandung mah ujan mulu euy

pada bingung yah mau pilih perguruan tinggi, gak usah bingung bray/bro STP Bandung selalu bersedia untuk anda. pada tahu belum STP Bandung itu kepanjangan dari apa?

STPB adalah singkatan dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung  yang merupakan perguruan tinggi kedinasan yang bernaung di bawah Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif sedang secara teknis akademis dibina oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Program pendidikan yang diselenggarakan di STP Bandung adalah program yang menekankan pada pencapaian keterampilan dari sebuah ilmu. Pencapaian keterampilan tersebut diperkaya dengan Praktik Laboratorium, Studi Lapangan, dan Praktik Kerja Nyata. Cikal bakal Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung bermula dari didirikannya Sekolah Kejuruan Perhotelan (SKP) pada tahun 1959,  yang merupakan sekolah kejuruan menengah atas kejuruan di bawah naungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1962, sekolah ini berubah menjadi sekolah kejuruan perhotelan dan perestoran (SKPP) di bawah departeman perhubungan darat. Sekolah ini mempunyai tiga jurusan yaitu Jurusan Hospitaliti, Jurusan Kepariwisataan dan Jurusan Perjalanan.

Jurusan Hospitaliti mempunyai program studi:

  1. Studi Akomodasi dan Katering
  2. Administrasi Perhotelan
  3. Manajemen Divisi Kamar
  4. Manajemen Tata Hidang
  5. Manajemen Tata Boga
  6. Manajemen Patiseri

Jurusan Kepariwisataan mempunyai program studi:

  1. Studi Destinasi Pariwisata
  2. Manajemen Bisnis Pariwisata
  3. Manajemen Destinasi Pariwisata

Jurusan Perjalanan mempunyai program studi:

  1. Studi Industri Perjalanan
  2. Manajemen Bisnis Perjalanan
  3. Manajemen Bisnis Konvensi & Event
  4. Manajemen Pengaturan Perjalanan

Udah kan? kamu tinggal pilih aja jurusan mana yang menurut kamu pas buat masa depan loo, tapi ingat bukan asal ikut-ikutan lohh masuk ke STP Bandung ituu harus punya niat dan kemauan yang besar.

posted by Diyaner

TAKUT NYASAR????

sss
Mery Christmas

Natal merupakan salah satu perayaan besar bagi umat Kristiani di seluruh dunia yang merayakan pesta kelahiran sang Juruselamat atau Raja damai yaitu Yesus Kristus. Dunia menyambut kelahiranNYA dengan penuh gembira dan bersorak-sorai dimana-mana. Kali ini aku merayakan Natal di kota Jakarta bersama Bibi yang berdomisili di kota ini. Sebenarnya aku pengen banget pulang ke Flores dan merayakan Natal bersama keluarga tercinta tetapi karena jarak dan waktu yang singkat aku memilih untuk merayakan Natal di Jakarta. Rasanya tuh beda banget coy, apalagi yang anak ceengeng sama orang tua aduh nangis juga sih iya, tapi malu kalau nangis diliat sama orang hehehe… (nangis dalam hatiJJ) tetapi gimanapun keadaan dan dimanapun aku berada aku tetap harus merayakan Natal dan menyambut sang Juruselamat dengan penuh gembira.

IMG-20160112-WA0003
Merry Christmas

 

n
Bus yang aku tumpangi

 

 

 

 

 

Dari Bandung ke Jakarta aku naik bis Baraya Travel, sepanjang perjalanan aku masih belum yakin kalau aku bakal dijemput oleh saudara sepupu di Jakarta Selatan apa lagi jarak antara rumah mereka dengan tempat aku turun nanti sangat jauh, hmm aku khawatir jugaJ JJ. Sesampainya halte Lenteng Agung aku dan sahabtku menunggu jemputan, segera pula bibi aku menghubungiku dan bilang bahwa aku naik kereta dari stasiun Tanjung Barat menuju kota Tua sendirian… aku sangat takut, takut nyasar aduhh pokoknya campur aduklah… tapi gimanapun caranya aku harus sampai kesana, aku tetap tenang, optimis dan nekat..

 

k
stasiu Tanjung Barat

Bayangin ya, aku  sendirian sementara teman aku dia udah dijemput ama keluarganya, apa lagi baru pertama kali naik kereta dan ini adalah pengalaman yang tak terlupakan buat aku. Tapi Puji Tuhan sepanjang perjalanan aku mengenal seseorang dan dia orang baik menemaniku serta membantuku hingga aku tiba  di Stasiun Kota Tua Jakarta.. tapi sebenarnya sekarang tidak menyulitkan sih, selama kita masih punya tekat dan jangan lupa mendengar pemberitahuan dari pihak Stasiun dan  bertanya kepada petugas untuk meyakinkan kemana dan bagaimana yang kita butuhkan menuju ke tempat tujuan. Inilah pengalaman hari pertama yang mengesankan buat aku mengawali liburan ke Jakarta.

 

posted by Ryani