Dieng Kulon

Desa wisata Dieng Kulon merupakan salah satu desa wisata di Jawa Tengah yang terletak di Kabupaten Banjarnegara. Desa ini masuk kedalam kawasan Dieng/kawasan vulkanik yang terletak di atas ketinggian 2300 meter di atas permukaan laut dengan suhu rata 16 derajat celcius pada siang hari dan 9-10 derajat celcius pada malam hari.

Desa wisata dieng kulon yang telah berkembang sejak tahun 2008/2009  dengan kerja keras komunitas masyarakat lokal  untuk menjadi sebuah desa wisata yang sukses seperti saat ini. Adapun masih perlu dikembangkan, ditingkatkan, namun hal itu merupakan tanggung jawab dan rencana masyarakat lokal didukung oleh pemerintah (kerjasama stakeholders yang terkait dalam pengembangan desa wisata dieng kulon) untuk meningkatkan pengelolaan desa wisata yang lebih baik.

kelompok masyarakat Desa Wisata Dieng Kulon begitu sangat antusias dalam pengembangan desa wisata ini, bahkan sejak dari NOL, kelompok masyarakat tersebutlah yang menciptakan sendiiri. sangat terharu, bisa menjadikan panutan bagi desa-desa lain di Indonesia yang Ingin dikembangkan untuk pariwisata. beberapa nama kelompok kerja diantaranya adalah POKDARWIS, UKM  dibidang kerajinan dsb.

Namun ada sebuah masalah yang sangat familiar bukan hanya di sini tetapi di beberapa tempat lainnya di Indonesia yang tingkat kesadaran masyarakat rendah teruatama dalam menjaga kearifan, menghargai benda-benda peninggalan bersejarah. salah satu  contohnya adalah Candi Arjuna. Candi Arjuna merupakan salah satu obyek wisata populer dan murah di Kawasan Dieng Kulon. sangat prihatin dengan perilaku pengunjung yang sangat buruk tersebut.

narsis_170511_0028 hal ini terjadi karena beberapa hal:

  1. pengunjung yang tidak teredukasi dengan baik tentang pentingnya menghargai dan menghormati tempat-tempat yang dianggap suci oleh suku/agama/budaya lainnya.
  2. Kawasan yang tak tertata.
  3. Kurangnya penegasan terhadap kebijakan-kebijakan yang ada di obyek wisata.

Pada kesimpulannya, bahwa penghargaan yang telah diterima oleh desa tersebut sebagai salah satu  Desa wisata panutan bagi Indonesia TIDAK SESUAI.

Nah, buat Lho yang pengen ke Kawasan Desa Wisata Dieng Kulon, lho  harus ke tempat-tempat berikut ini, pokoknya seru banget dan kepenatan, kegalauan, kebosanan hiruk pikuk di perkotaan bakal hilang di sin

dari Mas Agus_170522_0215

Bukit Sikunir

Bukit Sikunir; Merupakan salah satu obyek wisata paling populer. Sikunir berasal dari bahasa lokal yang artinya kunyit yang artinya warna matahari pagi yang bakal dinikmatid dari bukit sikunir bagaikan warna si kunyit. wkwk tapi serius!! keren banget, Bukit ini dilatarbelakangi Gunung Prau dan Danau Cebong.  sunrise akan lebih baik dinikmati pada pukul 05.30- -06.00 AM WIB. lokasinya kurang lebih 15 menit dari Pusat Desa menggunakan Mobil/motor.

dienq_170522_0170

Telaga Warna

Candi Arjuna, Candi Gatot Kaca dan Museum Geologilokasi obyek wisata tersebut sangat berdekatan, lho gak bakal repot-repot nyari transportasi karena dengan jalan kaki pun bisa.

INSTA OK

pemandangan Dari Bukit Sikunir

selain itu juga lumayan jauh dari pusat desa yaitu Telaga Warna dan Kawah Cikidang, Kedua obyek wisata ini juga tidak begitu jauh. gue kesel banget masuk kawasan Cikidang, padalah kawasan ini berpotensial untuk dijadikan main tourists destination. namun karena pengunjungnya buaaannnyak banget, tenda-tenda penjual hingga menuju  ke main attraction, atraksi motor yang tidak menggunakan jalur( hanya asal menikmati). padahal obyek wisata ini sangat berbahaya dimana, tanah yang diinjak masih panas, kawahnya masih sangat aktif, air panas terletak di belakang tenda jualan masyarakat lokal. ooouupppsss !!!!! i am so sorry to tell ’bout this.. 

Namun tak mesti ragu-ragu kesana ya guys, hal-hal seperti tadi memang mengganggu sedikit kenyamanan elo dalam berwisata, tak selamanya begitu. berdoa saja semoga Desa ini akan menjadi lebih baik kedepannya. Amin… Lo juga bakal tau tempat penghasil kentang terbesar di Indonesia. disini lo bakal liat sendiri bagaimana asal-usul kentang setiap hari lo cicipin heheee. bagi yang suk kentang sih

di Desa ini Pariwisata bukanlah penghasilan utama bagi perekonomian masyarakat namun satu-satunya adalah pertanian. 

bagi lo yang pengen kesana, lo juga perlu membenahi diri supaya gak menjadi pengunjung seperti yang gue liat. Jadilah pengunjung yang menghargai budaya setempat.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s