Brother Graduation’s Day

Setelah usai studi lapangan di Karimun jawa pada week  yang sama saya harus  kemas pakaian lagi untuk berangkat ke Kota Yogyakarta  perjalanan selama 5 hari 4 malam di Karimun jawa pastinya melelahkan, apalagi seharian menghabiskan waktu diperjalanan mabuk banget pastinya hahah tp untungnya saya tidak termasuk kategori  orang yang suka mabuk jalan ( maaf bukan rasiss ).. Tiba di kota bandung pada pukul 02.00 pagi tepatnya hari kamis tanggal 29 september. Busiiettt hari ini harus ke Jogja lagi 🙂 ): sama sekali aku mikirin bahwa saya takut karena   jalan sendiri dan gak ada teman buat ngobrol   selama perjalanan. saya malah  nekat harus bisa  mandiri dan ngejaga diri sendiri toh di kereta “emang ada yang nyulik elo gitu? hahah”

Hasil gambar untuk the naked traveler

Novel The Naked Traveler, sumber:pegipegi

Akhirnya saya bongkar novel kesayanganku “The naked traveller” dan memutuskan bahwa ini adalah teman selama perjalanan karena dalam novel ini diceritakan perjalanan seseorang baik di Indonesia maupun Luar negeri. selain teman ngobrol saya juga dapat pengetahuan tambahan membaca novel ini. yay,,, saatnya  siap-siap menuju Stasiun Bandung dan ini merupakan pertama kalinya saya  naik kereta keluar kota. sesampainya di stasiun Bandung saya nanya sama seorang bapak yang kelihatan menggunakan seragam dari petugas stasiun.

“Pak, kalau saya mau ke Stasiun Kiaracondong check in-nya di mana ?”

“Oh, eneng harus ke stasiun bagian selatan, jadi nanti jalan kaki sekitar kurang lebih 5 menit ke arah timur lalu  nanti liat jembatan, nah lewat situ terus belok kanan

tinggal lurus”

“hatur nuhun paak, (tersenyum lebar dengan penuh rasa terima kasih, hatur nuhun  bahasa sundanya terima kasih banyak)”

1475382612250

with father

Informasinya sangat detail, so sampailah saya  di stasiun lokal (Tadi stasiun pertama itu stasiun untuk keluar kota) sementara saya kan harus ke stasiun kiara condong dulu nanti di sana naik kereta ke Jogja yahh soalnya  tiket ekonomi harus berangkat dari situ hahah maklum budget anak kos akhir bulan lagi tidak bersahabat dengan isi dompet. hahah perjalanan dari stasiun Bandung ke Kiaracondong kurang lebih satu jam. di sini teman aku The Naked Traveller gak berfungsi karena gak ada tempat duduk jadi kedua tanganku ke besi pegangan biar gak jatuh ahaha soalnya rame sempit-sempit lagi.

Tiba di stasiun Kiaracondong langsung ke ruangan check in untuk mendapatkan tiket asli ke Jogja(sebelumnya booked-nya melalui jasa indomaret). selama satu jam  menunggu jadwal kereta sesuai tiket pada pukul 20.00 WIB, alaram pun sudah bergetar minta makan alias perut lagi laper. untungnya di sekitar ruang tunggu ada tempat jual roti yang harganya tidak sesuai dengan biasanya roti yang biasa dijual 6000 jadi 10.000 busiieett tau gini aku beli makanan diluar sana kan 10.000 bisa  dapat nasi telur sama sayur. tapi gapapalahh demi menjaga kesehatan aku harus makan. jadinya saya beli roti 2 bungkus dan minumannya aku ga usah beli karena aku udah bawa minuman 2 botol mineral water  dari kosan hahah superr hemat banget ini mah.

14560029_875227872614099_6022672271230140004_o

K’Ogen & Na’ Rinto

yay, udah naik kereta akhirnya saya kembali bercerita dengan sahabat tak bersuara ini yaitu novel The naked traveller, sementara kiri dan depan saya penumpang sudah keasikan tidur ngorok pada hal masih jam delapan hahah. okee karena bosan ngobrol ama buku yang berkulit pink ini akhirnya saya liat peta wisata oleh-oleh dari Kementrian pariwisata waktu kegiatan Field project study di kampus aku. semua obyek wisata terpopuler di indonesia ada dalam peta ini, sayangnya yang aku baca itu udah pernah saya baca sebelumnya jadi bukan hal baru.  tambah bosenn kan# wokeelahh saya memilih untuk tidur sajaa lagian waktu sudah menunjukan pukul 22.30 WIB.

Tak terasa waktu berlalu, 1 jam lagi kereta akan tiba di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. yayyy saya  bertemu dengan kakak lagi 🙂 :). Tujuan saya  dateng ke Jogja itu sebenarnya  ikut  Wisuda sodara saya  yang pertama dari delapan bersaudara dan juga ini kesempatan  untuk aku bertemu sang ayah. udah setahuanan gak ketemu Bapak jadi pastinya kangen bangett kan? iya dong. Kereta akan berhenti  dan saatnya saya juga turun dijemput oleh sodaraku sendiri bersama temanya. suhu udara yang dingin pun mulai rapuh karena  telah menginjak kaki di tanah  panas ini ahahah kayak puitis.

14524532_875228052614081_1508334321724550810_o

usai Wisuda INSTIPER JOGJA

hari yang ditunggu-tunggu dan menjadi hari special  buat saudara aku serta keluarga yang telah mendukungnya selama masa perjuangannya di kampus INSTIPER Yogyakarta. hari bahagia ini saya, bapak dan beberapa saudara sepupu menjadi perwakilan untuk mengikuti acara wisuda ini.  usai wisuda  dengan penuh rasa kebanggaan kami berangkat ke rumah bibi (inang Bina) untuk makan bersama  dengan mereka dan teman-teman kakakku.

 

1475382925795

Pahlawan sejati

Keseokan harinya saya  dan keluarga mengunjungi Candi Borobudur sebagai pemenuhan rasa penasaran Sang Ayah akan obyek yang satu ini. eheheh soalnya selama ini bapak cuman nonton  berita di TV dan media perantara lainnya. so, hari inilah Bapa menyaksikan secara langsung warisan budaya yang sangat megah ini. rencananya hari itu mau kembali ke Bandung eh tau-taunya nanya tiket ke Bandung udah habis terus jadinya aku beli tiket buat besoknya aja  malamnya itu ada acara pesta wisuda di sebuah Villa di wilayah dekat merapi bisa dibilang Bandungnya jogja soalnya di sana dingin bangetts. Pesta wisuda tersebut dibuat oleh komunitas mahasiswa manggarai, Flores. lagi lagi acara ini membawa saya  ke suasana Manggarai yang tidak luntur sikap persaudaraannya. walaupun acara ini digabung dengan suasana kehidupan anak zaman sekarang sihh tp tetep aja kerasa budayannya.

wokeelahhh, udah capek bangett hari itu sampe jam 4 pagi  jadi dari waktu 24 jam saya cuman tidur 2 jam karna saya  harus bangun jam 6 pagi untuk ke siap siap ke stasiun Tugu Yogyakarta. Seharusnya berangkat itu jam 6  atau setengah 7 supaya 30 menit  karena jam 8 pagi kereta akan berangkat. awalnya saya belum mikir kalo saya bakalan telat, harus tenang apa lagi sampai saya nangis itu gak boleh(nangis sih karena harus berpisah dengan bapak dan kakka saya krna setahun lagi baru ketemu). so, saya  jadinya pulang diantar oleh kakak (Abang Ogen) dengan ceweknya (Ipar, Sachi Kaarlen) dan satu saudari sepupu (Ester Kandow).  Nah, akhirnya saya udah dalam perjalanan dan bikin saya  khawatir tingkat langit, takut terlambat kereta, udahh itu macet lagi, hihihiii rasanya pengen nangis aja.. saya  udah doa Bapa Kami dan Salam Maria dalam hati  supaya cepat cepat saampai di stasiun sementara sisa menit terakhir cuman 5 menit kereta akan leaving for Bandung.

saya tidak banyak ngobrol lg ama  mereka yg tersayang udah nganterin langsung check in dan ciuss berangkat. yes satu menit terakhir saya udah nginjak dalam kereta. akhirnya cuman terlambat tapi gak ketinggalan.

thank you for reading. see you in the next story 🙂 🙂

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s