ARTIKEL FIELDTRIP

CANDI BOROBUDUR

candi borobudur merupakan candi budha terbesar di Indonesia yang terletak di kota Magelang kecamatan Borobudur yang letaknya sebelah selatan + 15 km sebelah selatan kota Magelang dataran kedu yang berbukit hampir seluruhnya di kelilingi pegunungan.candi borobudur letaknya   kurang lebih 269 meter di atas permukaan laut . Pegunungan yang mengelilingi candi borobudur di antaranya di sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi Barat, Laut Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Keindahan Candi Borobudur dapat di lihat dari teras paling atas Candi dan sebelum mengelilingi candi pada saat memasuki area Candi. Candi borobudur dikelola oleh PT Taman wisata candi borobudur, prambanan dan ratu soko.

  1. SEJARAH SINGKAT CANDI BOROBUDUR

Candi Borobudur pertama kali ditemukan pada tahun 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Budaya. Asal usul nama Candi borobudur, Nama Borobudur pertama kali ditulis dalam buku ” Sejarah Pulau Jawa” karya Sir Thomas Stamford Raffles menulis mengenai monumen bernama borobudur, akan tetapi tidak ada dokumen yang lebih tua yang menyebutkan nama yang sama persis.[ Satu-satunya naskah Jawa kuno yang memberi petunjuk mengenai adanya bangunan suci Buddha yang mungkin merujuk kepada Borobudur adalah Nagarakretagama, yang ditulis oleh MPU prapanca pada 1365.

Nama Bore-Budur, yang kemudian ditulis BoroBudur, kemungkinan ditulis Raffles dalam tata bahasa Inggris untuk menyebut desa terdekat dengan candi itu yaitu desa Bore (Boro); kebanyakan candi memang seringkali dinamai berdasarkan desa tempat candi itu berdiri. Raffles juga menduga bahwa istilah ‘Budur’ mungkin berkaitan dengan istilah Buda dalam bahasa Jawa yang berarti “purba”– maka bermakna, “Boro purba”. Akan tetapi arkeolog lain beranggapan bahwa namaBudur berasal dari istilah bhudhara yang berarti gunung. Banyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu rtinya ” gunung” (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Misalkan kata borobudur berasal dari capan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Kata bara konon berasal dari kata vhiara sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa sanskerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah “tinggi”, atau mengingatkan

dalambahasa bali yang berarti “di atas”. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.

ATRAKSI WISATA YANG BISA DILAKSANAKAN WISATAWAN

  1. CANDI BOROBUDUR

Secara etimologis buddha bentuk arsitektural tersebut menggambarkan tingkatan/dathu yaitu kamadathu pada kaki candi mewakili dunia bawah menggambarkan perilaku manusia yang masih terikat oleh nafsu duniawi( digambarkan pada 160 panil relief karmawibhangga), rupadathu pada badan candi mewakili dunia antara menggambarkan perilaku manusia yang sudah mulai meninggalkan keinginan duniawi, akan tetapi masih terikat oleh suatu pengertian dunia nyata (digambarkan pada 1.300 panil terdiri dari relief lalitavistara, jataka avadana, gandawyuha, dan bhadracari), dan arupadhatu pada puncak candi mewakili dunia atas menggambarkan perilaku manusia yang sudah terbebas dari hal-hal keduniawian (72 stupa melingkar dengan arca di dalamnya dan stupa induk di puncaknya dengan pembagian:

Teras 1 : 32 buah

Teras 2 : 24 buah

Teras 3 : 16 buah

Kesempuranaan dan Keagungan candi buddha ini merupakan sesuatu yang sangat menarik dan indah. Indonesia memang memiliki Cagar Budaya yang sangat kaya dan perlu dipelihara. Di candi borobudur wisatwan dapat berfoto-toto dan pada saat tertentu candi borobudur seperti perayaan agama Buddha untuk berziarah dan merayakan hari Waisak. Selain itu juga terdapat dua museum yang terdapat di area Candi Borobudur yaitu: museum arkeologi, museum kapal samudra. Museum ini dapat dilihat setelah kembali dari candi borobudur menuju pintu keluar, sepanjang perjalanan keluar dari gerbang candi wisatawan juga akan melihat batu-batu seperti batu kubur zaman dahulu kala.

  1. MENJELAJAHI CANDI BOROBUDUR

Untuk menikmati keindahan candi borobudur wisatawan dapat menyewakan sepeda rp. 10000/orang dan juga dapat menyewakan Gajah Tunggang, juga dapat menyewa kereta. Selama mengelilingi Candi Borobudur wisatawan akan menyaksikan patung-patung candi buddha yang unik dengan susunan yang begitu rapih dan megah. Sebuah hotel yaitu hotel Manohara

menjual paket khusus untuk wisatawan yang mau menikmati mathari terbit dan terbenam yang juga disertai dengan stay at hotel. Wisatawan akan mnyaksikan sunset dan sunrise dari puncak Candi yang begitu romantis disertai gunung-gunung yang mengelilingi area Candi.

  1. KESENIAN

Kesenian tradisional biasa dilaksanakan setiab hari sabtu dan minggu, pertunjukan yang biasa ditampilkan Yaitu Kuda Lumping, Kubrosiswo, Cacilan, Topeng Ireng. Selain itu ada salah satu event yang baru-baru ini dilaksanakan di Candi Borobudur yaitu sendaratari Mahakarya. Sendratari Mahakarya Ini berlangsung pada tanggal 10/102015 di panggung Akhyosobia di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur , magelang Jawa Tengah pegelaran tari kolosal bertajuk “When History Comes To Life”.

Pergelaran Sendaratari Mahakarya yang bertaraf internasional ini mendatangkan 205 seniman dan penari yang akan terlibat dalam pegelaran ini. Sebagian besar berasal dari Borobudur dan sekitar berkolaborasi dengan para penari dan seniman dari institut seni indonesia (ISI) solo, jawa tengah. Musik pengiring tari juga memberdayakan para seniman sekitar candi borobudur. Sendratari Mahakarya tahun ini merupakan yang ke-19.

Pegelaran ini merupakan cerita tentang proses pembangunan candi borobudur dengan titah raja samaratungga. Rangkaian sejaji turut menciptakan suasana skral, tersebut dalam suasana pedesaan di bukit menoreh dalam sendratari itu akan diceritakan bagaimana godaan dalam proses pembangunan candi datang silih berganti. Sendratari ini diselenggarakan oleh pemasaran daerah dan kerjasama dengan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan Dan Ratu Soko.

  1. BERBELANJA

Selain melihat kemegahan Candi Borobudur dan museum yang ada dalam kawasan, wisatawan juga dapat memebeli kenang-kenangan dari Jawa tengah yang letak souvenir shopnya sepanjang perjalanan dari candi menuju area parkir.

  • AKSESIBILITAS

Dari Jogja

Rute yang dapat ditempuh adalah :

  1. Angkutan Umum

Dari kota jogja kamu bisa ke Terminal Bis Giwangan ~ bis jurusan Borobudur (sepuluh ribu rupiah). Rute bis ini kalau dari terminal Giwangan – Rin

groad – Gamping – Terminal Jombor – Jl. Magelang – Sleman – Terminal Bis Muntilan (30 menit) ~ terminal bis Borobudur. Jogja – Borobudur sekitar 45 km. Waktu tempuh sekitar 1,5 jam (diluar ngetem di terminal).

Setelah sampai terminal bis Borobudur dapat dilanjutkan dengan Jalan Kaki (sekitar 500 m) atau naik becak (ongkos Rp. 5.000) atau naik dokar (ongkos Rp. 20.000; satu dokar). Sampailah di pelataran Candi Borobudur.

  1. Kendaraan Pribadi

Jogja – Jl. Magelang (kalo bingung tanya arah jombor, atau boleh pendekatan tanya dulu UGM, baru tanya jombor/jl. magelang) – Sleman – Tempel – Salam – Muntilan – Palbapang (pertigaan setelah muntilan, sebelum blabak; belok kanan) – Mendut – parkiran Borobudur. Jarak sekitar 45 km, dengan waktu tempuh lalu lintas normal 1 jam.

 

  1. AMENITAS

Segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan wisata candi borobudur membutuhkan berbagai fasilitas pendukung berjalannya kegiatan, antara lainnya sebagai berikut:

  • Kantor pusat informasi
  • Taman borobudur guest house dilengkapi dengan restoran, ruang seminar, perpustakaan, audio visual tentang cerita borobudur.
  • Bangsal pameran/museum
  • Pusat penelitian
  • Beberapa mushola dan urinoir yang tersebar dalam taman
  • Tempat pembibitan tanaman
  • Tempat parkir yang dapat menampung 90 kendaraan bus, 260 kendaraan roda empat, dan 200 sepeda motor.
  • Dua buah restoran bertaraf internasional
  • Loket penjualan karcis di kedua sisi pintu masuk, dan tempat penitipan barang.
  • Arena anak-anak dan gajah, juga ada sepeda rental dan rental kereta.
  • Pemandu wisata lokal ada 62 orang termasuk guide bahasa asing
  • Pos keamanan
  • Pos kesehatan
  • Manohara hotel
  • Kantor balai konservasi peninggalan borobudur
  • toko souvenir
  • toilet
  • papan interpretasi & peta kawasan
  1. TARGET PASAR WISATA CANDI BOROBUDUR

Menurut soloupdate.com(yogyakarta) tahun 2019 PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan,Dan Ratu Boko memasang target 2 juta pengunjung asing mengunjungi candi yang terletak di jawa tengah dan DIY tersebut. Hal ini disampaikan oleh purwanto selaku direktur keuangan dan SDM PT TWCBCPRB ketika peluncuran gambar resmi candi borobudur di google maps dan google cultural institut. Dan selain itu, Menurut pengamatan kami di candi borobudur, tujuan pemasaran pengelola pemasaran Taman wisata Candi Borobudur ini diperuntutkan bagi semua orang baik kalangan atas maupun menengah.

Peningkatan jumlah wisatawan terus berajalan karena tingkat penawaran juga baik, apalagi candi borobudur merupakan destinasi yang sangat terkenal di dunia dan sebagai salah satu warisan dunia yang sangat megah  dan nilai budaya tinggi. Wisatawan yang berkunjung kesana bukan hanya wisatawan Nusantara tetapi juga wisatawan Mancanegara. Selain menikmati pemandangan dari kemegahan candi Borobudur wisatawan juga melaksanakan kegiatan pendidikan seperti penelitian dan observasi.

Berikut tambahan berita dari kompas.com tentang kunjungan wisatawan di Candi Borobudur.

  1. PERMASALAHAN YANG KITA TEMUI DI CANDI BOROBUDUR

Dalam kawasan taman wisata candi borobudur, papan intrepretasi tersedia dimana-mana tentang hal-hal yang dapat dilakukan wisatawan dan tidak boleh dilakukan wisatawan, tetapi dalam kawasan masih terdapat wisatawan yang tidak mematuhi aturan dan larangan, kesadaran wisatawan tertentu tentang pentingnya menjaga warisan budaya tersebut masih kurang. Sebaiknya perlu ditegaskan lebih baik lagi oleh pelaku/petugas dalam kawasan tentang peraturan dan keamanan agar obyek wisata tersebut tetap terjaga. Selain itu juga, hospitality dari pelayanan yang bertugas memberikan sarung kepada wisatawan pada saat menginformasikan kepada wisatawan masih kurang. Seharusnya mereka menginformasikannya dengan ramah dan sopan.

  • KESIMPULAN

Taman wisata candi Borobudur adalah obyek wisata yang banyak diminati oleh semua orang baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara dan sangat terkenal di dunia. Hal ini akan sangat mempengaruhi tingkat kunjungan untuk kedepannya, oleh karena itu perlu ditingkatkan pelayanan dan konservasi candi Borobudur supaya tetap terjaga kecirikhasan dari warisan budaya tersebut. Karena warisan tersebut bukan hanya untuk kita tetapi juga untuk cucu dan regenerasi kita yang akan datang, sebab pemasaran meningkat juha harus seimbang dengan kualitas pelayanan. Pelayanan akan sangat berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan dan juga lingkungan sekitar juga sangat mempengaruhi kepuasan wisatawan.

 

https://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur

http://travellingborobudur.blogspot.co.id/

Mahakarya Borobudur | Borobudur Park

Pengunjung Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko | soloupdate.com

Komisi X Soroti Target Kunjungan ke Candi Borobudur – Tribun Jogja

Meriahnya Pentas Sendratari Mahakarya Candi Borobudur – TV Liputan6.com

 

BUDAYA KRATON SURAKARTA

onflik internal dan campur tangan Belanda kemudian memaksa kerajaan ini pecah menjadi Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta pada tahun 1755 melalui perjanjian Giyanti. Masa keemasan atau masa kejayaan Kraton Kasunanan Surakarta adalah pada saat masa Raja Pakubuono X. Raja yang berkuasa saat ini adalah Pakubuono XIIIsejak tahun 2004. Kraton Kasunanan Surakarta memiliki luas 54 ha yang di mulai dari alun-alun utara hingga alun-alun selatan.

Bangunan – bangunan yang dimiliki Kraton Kasunanan Surakarta di antaranya adalah Pendopo Pagelaran atau yang dalam Bahasa Jawa disebut dengan SasanaSumewa. Namun pada saat ini Pendopo Pagelaran sedang digunakan untuk pasar darurat Klewer. Selanjutnya ada Siti Hinggil yang maknanya “ siti “ merupakan tanah dan “ hinggil“ yang artinya tinggi maka Siti Hinggil merupakan tempat yang lebih tinggi dari yang lain untuk acara sakral ( tempat penobatan Raja ) . KemudianadaBangsalManturtakin yang kegunaannya juga untuk tempat penobatan raja, Bangsa unek yaitu tempat penyimpanan pusaka, bangsal Balebang yaitu gudang gamelan , Bangsal Angun – Angun yaitu tempat untuk pertunjukan gamelan, Bangsal Saweyana yaitu tempat lesehan tamu. Kemudian di tengah Kraton terdapat Pendopo Ageng Sasana Saweka yang merupakan singgasana utama Raja. Di sebelahnya terdapat Sasana Handrawina yang biasa digunakan untuk menjamu tamu – tamu Raja.

Untuk menghormati adat istiadatnya, kita tidak diperbolehkan mengenakan celana pendek, sandal, kacamata hitam, dan baju tanpa lengan. Sandal juga dilepas dan wisatawan harus berjalan tanpa alas kaki di atas pasir pelataran yang konon diambil dari Pantai Selatan. Konon katanya pasir di pelataran Kraton tersebut dapat menjadi obat rematik. Pohon Sawo Kecik yang menaungi pelataran membuat udara senantiasa sejuk. Secara jarwadhosok, nama pohon itu dimaknai sebagai lambang yang artinya sarwobecik atau serba baik.

Terdapat pula Panggung Sanggabuana ( Menara ) yang merupakan tempat sakral Raja Bermeditasi di ruangan paling atas yang disebut tutup saji terdapat 1 teropong yang masih digunakan hingga saat ini untuk menghitung tanggalan Jawa. Ada juga museum yang terbagi menjadi 13 ruangan yang didalamnya terdapat koleksi – koleksi Kraton.

Kraton Surakarta mempunyai tarian   yaitu tari Bedono Ketawang yang di tarikan oleh 9 putri Raja yang masih virgin. Di Kraton Surakarta kita dapatmenyaksikan pertunjukan gamelan setiap hari sabtu sore. Selain itu ada sekolah tentang budaya Jawa untuk masyarakat sekitar yang dinamai Pawaitan.

Akses jalan menuju Kraton Surakarta ini pun sangatlah mudah karena berada di tengah kota. Kita dapat menggunakan transportasi tradisional seperti becak dan dokar bisa juga menggunakan Damri atau Trans Solo.

Kelebihan kraton Surakarta yaitu tempatnya luas dan kita bisa mengenal tentang sejarah dan kebudayaan Kraton. Kebudayaannya masih kental dan bahkan ciri khas kebudayaanya masih ada khususnya disana masih ada beberapa orang yang memakai kemben atau baju adat kraton untuk orang-orang biasa. Juga di museumnya yang berisi peninggalan sejarah masih ada dan terlindungi sampai saat ini. Tetapi dari hasil pengamatan terdapat kekurangan di antaranya adalah nilai kepuasan wisatawan masih berkurang karena disana wisatawan hanya mendengar pemandunya dan menyaksikan peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada di dalam museum.

Tetapi wisatawan tidak dapat menyaksikan seperti apa sejarah dari benda-benda tersebut. Seharusnya pengelola sendiri membuat daya tarik yang lebih tertuju pada pengalaman edukatif buat wisatawan seperti membuat film kerajaan tentang sejarah dari keraton sebaik dan semenarik mungkin agar memacu minat wisatawan. Lebih khususnya generasi muda supaya minat wisatawan muda untuk berwisata ke wisata budaya dan sejarah meningkat dan juga memberikan pengalaman baru bagi wisatawan. Karena tidak selamanya wisatawan mengerti dan selalu mendengar penjelasan guide dan juga tidak selalu melihat papan interpretasi. selain itu, juga kantor informasi yang tidak diperbaiki atapnya roboh juga sekitar ruang informasi itu tidak dibersihkan masih ada sampah yang tersebar di tanah, pada hal ini juga mempengaruhi kepuasan wisatawan. Kebersihan toilet kurang diperhatikan, ini juga mengganggu kenyamanan wisatawan.

Hospitality dari pemandu wisata juga masih kurang dalam penjelasannya dan memandu tidak profesional, seharusnya dalam melayani wisatawan itu perlu diperhatikan karena wisatawan juga dapat melihat praktik budaya itu dari pemandunya, apakah pemandu ini juga mencerminkan budaya yang dijelaskannya tersebut. Kebersihan museumnya itu belum menjamin ketertarikan wisatawan, karena museumnya kurang terawat dan penerangannya kurang.

ELOKNYA MUSEUM BATIK DANAR HADI ATAU HOUSE OF DANNAR HADI

Bila sedang berada di kota Solo, Jawa Tengah, singgahlah ke Museum Batik Danar Hadi di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 261 Surakarta. Di museum yang didirikan oleh pengusaha batik Santosa Doellah ini, terdapat keragaman serta sejarah panjang batik kuno karya seniman batik Indonesia mulai dari abad ke-17. Museum ini merupakan salah satu museum batik yang terbesar di indonesia karena memiliki koleksi batik terbanyak, museum ini juga mengisahkan sejarah batik melalui jalinan warna dan motif batik..

Museum Batik Danar Hadi memiliki area parkir seluas 5 hektar terbagi 2 lahan area parkir di depan museum dan juga salah satunya terdapat di halaman belakang museum. halaman depan luasnya 200 meter dapat menampung sekitar 40 mobil, 4 bus besar dan sekitar 200 motor. Apabila lahan parker tidak cukup maka biasanya dapat parkir di seberang jalan.(Security info)

Dulunya batik Danar Hadi diproduksi di museum ini namun sekarang sudah di pindahkan ke Pabelan Kartasura. Batik Danar Hadi mempunyai sekitar 11 outlet di kota solo. Selain museum di sini juga terdapat restoran dan ada pula gedung yang biasa di sewakan untuk pertemuan dan pernikahan, Ballroom serta outlet penjualan Batik. Museum batik Danar Hadi merupakan salah satu museum terbaik di Indonesia.

Museum ini berada di kompleks Dalem Wuryaningratan, sebuah kompleks yang dulunya merupakan kediaman keluarga K.R.M.H. Wuryaningratan, menantu dan juga sekaligus Pepatih dalem dari raja Kasunanan Surakarta saat itu yakni PakoeBoewono X. Museum berarsitektur Jawa Kuno yang diresmikan Megawati Sukarnoputri tahun 2000 ketika beliau masih menjabat sebagai Wakil Presiden RI ini terdiri dari sebelas ruangan, yang dipergunakan untuk memajang koleksi batik kuno Santosa Doellah yang terbagi menjadi 9 jenis batik sesuai dengan tema dari museum yaitu “Batik Pengaruh Zaman dan Lingkungan”. Kesembilan batik tersebut adalah; Batik Belanda, Batik Kraton, Batik Cina, Batik Djawa Hokokai, Batik Pengaruh India, Batik Pengaruh Kraton, Batik Sudagarandan Batik Petani, Batik Indonesia, serta Batik Danar Hadi. Koleksi batik kuno Bapak Santosa sebetulnya berjumlah sekitar 11.000. Namun karena keterbatasan tempat, yang bias dipamerkan secara bertahap dan bergantian di museum ini hanya sekitar 6.000.

Syarat Batik yang dapat masuk museum yaitu merupakan batik yang sudah berusia lebih dari 50 th. Seperti Batik Tiga Negeri yang pembuatannya dilakukan di tiga tempat. Pewarnaan batik dengan warna merah dilakukan di Lasem, warna biru di Pekalongan dan warna cokelat di Solo. Mengingat akses transportasi saat itu cukup sulit, Batik Tiga Negeri ini bias dikatakan salah satu master piece off Batik. Motif batik lainnya yang memiliki cirri khas adalah Batik Cirebon. Mendapat pengaruh Cina dan budaya Hindu dari kerajaan Mataram, motif Batik Cirebon banyak menggunakan gambar “Paksi Naga Liman” yang merupakan perwuju dan dari Garuda, Naga dan Gajah.

Batik Cirebon juga banyak menggunakan warna cerah seperti merah menyala, biru dan kuning gading. Salah satu motif Batik Cirebon yang kini kembali banyak digunakan orang adalah motif Mega Mendung. Koleksi unik lainnya adalah batik dengan motif cerita sehari-hari yang popular seperti Snow White, Little Red Riding Hood, Hansel & Gretel dan bahkan cerita Perang Diponegoro.

Penataan batik kuno di Museum Danar Hadi ini juga dipadukan dengan perangkat-perangkat etnik Jawa maupun perangkat lain yang disesuaikan dengan kain batik yang dipajang, sehingga menjadikan museum ini berbeda dengan museum-museum lainnya.Setelah melihat koleksi batik, pengunjung juag dapat menyaksikan proses pembuatan batik mulai dari batik tulis, batik cap maupun batik printing. Bagi pengunjung yang ingin belajar membuat batik biasa mengikuti workshop pembuatan batik tulis yang disediakan pihak museum.

Museum Danar Hadi biasa menjadi tujuan liburan yang edukatif. Selain menggunakan batik sebagai upaya untuk melestarikan batik, tak adasalahnya juga untuk mengenali seluk beluk batik mulai dari makna, nama dan motifnya.

Karena tempatnya yang berada di tengah kota solo akses menuju ke Museum Danar Hadi sangat mudah di jangkau biasa menggunakan becak , delman , damri , maupun trans Solo.

Kelebihan Museum Batik Danar Hadi yaitu penataan koleksinya tertata dengan rapi, wisatawan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman edukatif tentang batik ,terdapat AC sehingga wisatawan tidak kepanasan serta tempatnya yang bersih dan nyaman. Fasilitas yang ada juga sudah memadai seperti toilet yang bersih dan juga mushola.

Kekurangannya yaitu kita tidak di perbolehkan memegang koleksi batik yang ada disana namun ada benarnya karena apabila terlalu sering terkena tangan maka warna batik akan pudar karena tangan kita yang berkeringat itu mengandung zat asam.

 

 

MESASTILA RESORT

 

MesaStila Resort and Coffee Plantation Tour atau sebelumnya dikenal dengan nama Losari Spa Retreat and Coffee Plantation adalah sebuah resort yang bertemakan keindahan alam diatas area seluas 22 hektar, 11 hektar diantaranya adalah kebun kopi yang merupakan salah satu atraksi wisata yang ditawarkan ditempat ini. Dengan bangunan villa-villa peninggalan jamankonolial Belanda yang masih asli dan sekarang di pergunakan untuk kawasan resort dan spa ini menjadi salah satu hal yang dapat menarik para wisatawan. Resort ini terletak di desa Losari, Grabag, Magelang – Jawa Tengah.

Di MesaStila Resort terdapat sekitar 32 villa dengan 4 tipe yang berbeda, ada tipe Arum, Plantation, Ambar, dan yang paling mahal adalah tipe Belavista dengan kisaran harga sekitar Rp.10.000.000 per malam. Sedangkan untuk harga paling murah sekitar Rp.2.700.000 per malam. Setiap kamar dilengkapai dengan AC, minibar, TV dengan saluran satelit premium, permutar CD/DVD, balkon dengan pemandangan pegunungan, kulkas, espresso maker, kamar mandi dengan shower dan bathtub.

Selain menawarkan penginapan, MesaStila juga menawarkan kegiatan memanen kopi langsung dari kebunnya, ada 4 jenis yaitu kopi Robusta, Arabica, Andong Sari atau kopi Jawa, dan Excelsa. Hampir 90% lahan perkebunan kopi di MesaStila ditanami dengan kopi jenis ini karena letak MesaStila yang cukup tinggi sangat baik dijadikan sebagai lahan perkebunan kopi Robusta.

Rata-rata wisatawan yang datang ke MesaStila Resort adalah wisatawan mancanegara yang ingin sekedar berkunjung untuk menikmati keindahan kota Magelang dari tempat ini atau berbulan madu. Dan wisatwan yang biasanya dating ketempat ini adalah orang Eropa, Australia, China dll.

Ada banyak fasilitas yang ditawarkan di MesaStila Hotel & Resort seperti bar dan pub, kedai kopi, pramu tamu, bunker untuk rapat, layanan kamar 24 jam, penitipan bayi, restoran, salon, transfer bandara/hotel, kolam renang (luar ruangan), layanan pijat, ruang uap, spa, taman, akses wifi, akses LAN (biaya dikenakan), parkir valet, Fax/Fotocopy, Layanan Tour, Jasastrika, Tempat fitness, Barber/took kecantikan, Meja Billiard, Menunggang kuda.

MesaStila terletak 18.8 km dari Candi Gedong Songo, 43,3 km dari Merapi, 44,4 km dari Candi Borobudur 61,9 km, selain itu dari bandar udara pun lokasi ini tidak terlalu jauh jarahnyaseperti dari Bandara Internasional Achmad Yani hanya berjarak 61 km, sedangkan dari Bandara Internasional Adi Sucipto terletak 72 km, dan Bandara Udara Internasional Adi Sumarmo berjarak 75 km.

Sebagai salah satu objek wisata favorit wisatawan mancanegara, MesaStila sudah cukup bagus, dengan lahan parkir yang cukup luas, pegawai yang ramah, lokasi tempat yang strategis, dan keadaan sekeliling yang terawat dengan baik. Namun papan interpretasi masih sangat kurang, dengan luas lahan sekitar 22 hektar masih banyak beberapa titik lokasi yang tidak terdapat papan petunjuk jalan yang dapat menyebabkan pengunjung tersesat disekitaran lahan perkebunan. Selain itu lampu luar atau lampu jalan juga sangat sedikit, keadaan Mesastila yang terdapat banyak pohon seharusnya ditambahkan dengan jumlah lampu jalan yang banyak.

Dalam unsur budaya, MesaStila sudah menerapkan kebudayaan Jawa kedalam beberapa hal, salah contohnya unsur budaya sudah diterapkan kedalam seragam para pegawai yang mempergunakan batik dan kain khas Jawa. Villa-villa juga dibangun dengan bentuk rumah tradisional. Terdapat juga seorang ibu yang memberikan jamu sebagai refreshment kepada tamu beserta jajan pasar seperti risol dan pastel. Namun terlepas dari itu semua unsur budaya Jawa tidak ditemukan lagi

Bila anda tertarik untuk mengunjungi Mesastila Resort, tour kopi ini dibuka dari jam 10.00-14.00 WIB. Selain tour kopi bila anda ingin menyewa salah satu villa disini, penyewaan kamar berupa paket termasuk kegiatan gaya hidup sehat berupa berkuda, yoga, dan bahan-bahan makanan organik yang akan disediakan langsung untuk makanan anda. Selamat bersenang-senang di Mesastila!

MUSEUM ULEN SENTALU

 

Museum Ullen Sentalu, terletak di daerah Pakem, Kaliurang, kabupaten sleman, adalah  Museum

yang menampilkan budaya dan kehidupan para bangsawan Dinasti Mataram (kasununan surakarta, kesultanan yogyakarta, praja mangkunegara dan kadipaten pakualaman) serta koleksi bermacam-macam batik (baik gaya Yogyakarta maupun Surakarta). Museum ini juga menampilkan foto raja-raja beserta permaisuri dan anak-anaknya di berbagai kegiatan.

Nama Ullen Sentalu merupakan singkatan dari  bahasa jawa: “ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang artinya adalah “Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”. Filsafah ini diambil dari sebuah lampu minyak yang dipergunakan dalam pertunjukkan  wayang kulit (blencong) yang merupakan cahaya yang selalu bergerak untuk mengarahkan dan menerangi perjalanan hidup kita. Museum ini didirikan oleh salah seorang bangsawan Yogyakarta yang dikenal sangat dekat dengan keluarga keraton Surakarta dan Yogyakarta.

Anda cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000, sudah termasuk jasa pemandu yang sigap menyuplai beragam informasi. Hal ini dibutuhkan, mengingat ruangan demi ruangan yang ada di dalam sini terhubung oleh gang terbuka yang berliku. Jika Anda masuk sendirian, kemungkinan besar akan tersesat.

Di Museum Ullen Sentalu, pengunjung dapat mengetahui bagaimana para leluhur Jawa membuat batik yang memiliki arti dan makna yang mendalam di dalam setiap coraknya. Ada juga berbagai sejarah mengenai keadaan budaya Jawa kuno dengan segala aturannya. Keadaan museum yang dibangun dengan baik, mampu membuat pengunjung seperti terserap ke masa Jawa kuno yang mengagumkan. Museum Ullen Sentalu menyajikan pengetahuan tentang seni dan budaya Jawa dengan cara yang berbeda.

Pertama kali memasuki Ullen Sentalu, pengunjung akan diajak memasuki sebuah ruang bawah tanah yang menampilkan koleksi foto dan lukisan dari para anggota kerajaan, seperti Mangkunegaran VII bersama dengan istri dan sang anak Gusti Raden Ayu Siti Nurul Kamaril Ngasarati Kusumawardhani atau lebih dikenal Gusti Nurul. Keadaan ruangan yang sejuk serta tata letak lukisan dan foto yang membentuk rangkaian perjalanan, menarik perhatian banyak pengunjung.

Setelah dari ruang bawah tanah tersebut, pengunjung akan dibawa keruangan Syair untuk Putri Tineke, adik dari Raja Bobby atau PB XII. Di ruangan ini banyak puisi kiriman keluarga dan sahabat Putri Tineke disaat beliau bersedih hati karena cintanya tidak direstui sang Ibunda. Selanjutnya pengunjung akan dibawa ke ruangan kedua yang berisi benda peninggalan Gusti Nurul dan benda-benda antik milik Keraton. Dan ruangan yang terakhir adalah ruangan batik dan berisikan batik Solo dan Yogjakarta.

Museum Ullen Sentalu sudah dikelola dengan sangat baik karena peraturan yang dibuat sudah diterapkan dengan baik, teguran pun sudah diberikan dengan sangat tegas. Tour Guide pun sangat ramah dan dapat membawa pengunjung berkeliling Ullen Sentalu sambil merasakan pengalaman seperti menjelajah waktu. Unsur budaya juga terasa sangat kental dimuseum ini, dominan adat Jawa dan perpaduan bangunan tradisional dan modern menimbulkan suasana yang menyenangkan.

Namun lahan parkir yang dimiliki oleh museum ini belum dikelola dengan baik, dan sangat kecil. Hanya disediakan berupa lahan kosong yang masih bekerikil. Jalan keluar menuju parkir juga sangat tidak terawat, jalan masih berkeriki, kotor, dan terdapat banyak vandalisme berupa pengerusakan arca yang dibiarkan saja dipojok jalan. Selain itu para penjual kaki lima juga sedikit menggangu pengunjung karena belum terorganisir dengan baik oleh pihak pengelola, keadaan ini menimbulkan hal yang sangat kontras antara keadaaan di dalam museum dengan keadaan diluar museum.

MALIOBORO

MALIOBORO merupakan salah satu tempat yang sangat terkenal di kota Yogyakarta karena sebagai pusat belanja dan sebagai salah satu tempat yang ramai dikunjungi wisatawan. Nama malioboro berasal dari dua versi, Pertama berasal dari bahasa Sansekerta, yang artinya ‘Karangan Bunga’. Hal ini dikarenakan sepanjang jalan dahulu dipenuhi oleh karangan bunga setiap kali keraton menggelar acara atau hajatan. Versi Kedua mengatakan bahwa nama jalan diambil dari seorang bangsawan Inggris, Marlborough, yang tinggal di Yogyakarta antara tahun 1881-1816.

Jalan Malioboro menjadi semacam pusat oleh-oleh khas Yogyakarta. Sepanjang jalan, Anda bisa menemukan beragam suvenir khas mulai dari kaos, batik, blangkon, sandal, kerajinan tangan sampai bakpia patok dan yangko yang merupakan jajanan khas Yogyakarta. Selain sebagai pusat belanja oleh-oleh khasa yogyakarta malioboro juga sering diadakan karnaval dan festival seperti: Festival Bregada atau Prajurit di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta, pertunjunkan patung, penjualan berbagai jenis barang dengan model batik, karnaval pakaiyan di jalan malioboro, pertunjukan tarian, Atraksi lampu merah malam hari malioboro, pertunjukan tarian kuda lumping.

Karnaval dan acara yang berlangsung di Kawasan Malioboro biasanya bersifat insidental dengan waktu pelaksanaan yang tidak menentu. Namun ada beberapa kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun seperti Festival Kesenian Yogyakarta pada bulan Juni hingga Juli, serta Pekan Kebudayaan Tionghoa yang dilaksanakan berdekatan dengan perayaan tahun baru China (Imlek).

Malioboro yaitu tempat yang sangat tak asing di wisatawan lokal, tetapi banyak permasalahan yang ditemui disana. Sebagian besar jualan-jualan di area ini tidak tertata rapih dan bahkan banyak sampah yang masih terlantar di area tersebut.

Tempat ini ramai dan akan berdampak negatif bagi pengunjung kenyamanannya terganggu. Adakalanya pemerintah setempat memperhatikan tempat ini sebab banyak yang ingin kesana walaupun mereka beum mengetahui ada apa disana.

How to get there?

Jalan umum masuk menuju tempat parker kurang lebar ,dan Banyak transportasi umum menuju maliioboro ,seperi becak, kendaran pribadi Jalan di kawasan wisata sudah bagus, Di dalam kawasan wisata telah terdapat area parker khusus untuk bus dan mobil pribadi dan untuk para becak , dan Transit area sudah cukup memenuhi kebutuhan wisatawan karena banyak fasilitas yang tersedia di malioboro.

BERKUNJUNGLAH KE YOGYAKARTA

POSTED BY Ryani Flores

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s